Pendidikan

Informasi komprehensif seputar iklim akademik kampus, mulai dari rangkuman kuliah pakar, info seminar nasional, bedah kurikulum baru, peluncuran buku, hingga tips sukses menempuh studi di perguruan tinggi.

Kabar & Informasi, Karya Dosen, Kreativitas Mahasiswa, Pendidikan

Mahasiswa Psikologi UIM Yogyakarta Lolos 10 Besar Lomba Essay Nasional DOPAMINATION 2026

Mahasiswa Psikologi UIM Yogyakarta Lolos 10 Besar Lomba Essay Nasional DOPAMINATION 2026 Yogyakarta, 6 Oktober 2026 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Islam Mulia (UIM) Yogyakarta. Dua mahasiswa Psikologi angkatan 2024, Ernita Armelia dan Fatchi Abdullah Ulwan, berhasil lolos sebagai 10 besar finalis Lomba Essay tingkat Nasional DOPAMINATION 2026 yang diselenggarakan oleh Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Keberhasilan tersebut menjadi capaian yang membanggakan karena UIM Yogyakarta tercatat sebagai satu-satunya Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia yang berhasil menembus jajaran 10 besar finalis dalam kompetisi tersebut. Sementara itu, sembilan finalis lainnya berasal dari sejumlah perguruan tinggi negeri ternama di Indonesia, yaitu Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Sriwijaya (UNSRI), Universitas Padjadjaran (UNPAD), Universitas Airlangga (UNAIR), dan Universitas Udayana (UNUD). Babak final DOPAMINATION 2026 dilaksanakan pada Sabtu, 3 Oktober 2026, bertempat di Gedung Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Rangkaian kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB, dengan agenda utama berupa presentasi karya essay di hadapan dewan juri dan peserta finalis dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Dalam babak final tersebut, Ernita Armelia dan Fatchi Abdullah Ulwan berkesempatan mempresentasikan karya mereka serta mempertanggungjawabkan gagasan yang dituangkan dalam essay di hadapan dewan juri. Keikutsertaan dalam tahap final menjadi pengalaman akademik yang berharga sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa Psikologi UIM Yogyakarta untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, menyusun gagasan ilmiah, berkomunikasi, serta berkompetisi di tingkat nasional. Dalam pelaksanaan babak final, kedua mahasiswa turut mendapatkan pendampingan dari Ketua Program Studi Psikologi UIM Yogyakarta, Rahma Kusuma Fitri, S.Psi., M.Psi., Psikolog., dan Nisrina Ajrina Nur Hidayah, S.Pd., M.Pd. Pendampingan tersebut menjadi bagian dari dukungan Program Studi Psikologi UIM Yogyakarta dalam mendorong mahasiswa untuk aktif mengikuti berbagai kompetisi akademik dan mengembangkan potensi di tingkat nasional. Keberhasilan Ernita dan Fatchi menembus 10 besar nasional DOPAMINATION 2026 menjadi salah satu bukti bahwa mahasiswa Psikologi UIM Yogyakarta memiliki potensi untuk berkompetisi dan berprestasi bersama mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Capaian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan akademik, keberanian menyampaikan gagasan, serta berpartisipasi dalam berbagai kompetisi dan forum ilmiah. Bagi Program Studi Psikologi UIM Yogyakarta, prestasi tersebut sekaligus menjadi dorongan untuk terus menciptakan ekosistem akademik yang mendukung mahasiswa agar mampu tumbuh, berkarya, dan berkontribusi di tingkat nasional. Selamat kepada Ernita Armelia dan Fatchi Abdullah Ulwan atas capaian membanggakan dalam DOPAMINATION 2026. Semoga prestasi ini menjadi langkah awal untuk terus berkarya dan mengharumkan nama Program Studi Psikologi serta Universitas Islam Mulia Yogyakarta.

Kabar & Informasi, Karya Dosen, Pendidikan

PSYCHOVERSE 2026: Berakar dalam Adab, Bertumbuh dengan Ilmu, Berdampak bagi Lingkungan

Yogyakarta, 28 September 2026–Program Studi Psikologi Universitas Islam Mulia (UIM) Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan PSYCHOVERSE 2026 pada Senin (28/9/2026) sebagai bentuk penyambutan mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa dari angkatan 2024, 2025, dan 2026, serta dihadiri oleh dosen Prodi Psikologi UIM Yogyakarta. Mengusung tema “Berakar dalam Adab, Bertumbuh dengan Ilmu, Berdampak bagi Lingkungan”, PSYCHOVERSE 2026 menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun keakraban di antara seluruh keluarga besar Prodi Psikologi. Kegiatan ini diisi dengan penyambutan mahasiswa baru, sosialisasi aturan kedisiplinan, serta perkenalan dosen Prodi Psikologi. Dalam sambutannya, Ketua Program Studi (Kaprodi) Psikologi, Rahma Kusuma Fitri, S.Psi., M.Psi., Psikolog, menyampaikan ucapan selamat datang kepada mahasiswa baru angkatan 2026 sekaligus mengapresiasi kepercayaan mereka dalam memilih UIM Yogyakarta sebagai langkah awal untuk meraih cita-cita menjadi sarjana psikologi. Rahma menekankan pentingnya membangun keakraban dalam keluarga besar Prodi Psikologi yang dilandasi sikap saling menghormati, menyayangi, dan bekerja sama. Ia berharap kegiatan ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh mahasiswa untuk saling mendukung dan berlomba-lomba dalam kebaikan (fastabiqul khairat) tanpa memandang perbedaan angkatan. Sejalan dengan tema yang diusung, Rahma juga berharap mahasiswa Psikologi UIM tidak hanya berkembang secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak dan moral yang baik. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan mampu menjadi pribadi yang berilmu, beradab, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya. Suasana kegiatan semakin meriah dengan sesi perkenalan dosen yang dipandu oleh Dian Juliarti Bantam, S.Psi., M.Psi., Psikolog. Sesi ini dikemas secara interaktif melalui berbagai permainan seru yang mengundang antusiasme mahasiswa. Selain itu, mahasiswa angkatan 2024 dan 2025 turut memeriahkan acara melalui pentas seni berupa tarian cinta sebagai simbol kehangatan dan ungkapan selamat datang bagi adik-adik angkatan 2026. Rangkaian kegiatan PSYCHOVERSE 2026 ditutup dengan makan bakso bersama di Hall UIM Yogyakarta. Momen kebersamaan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa dan dosen untuk saling mengenal lebih dekat dalam suasana santai dan penuh keakraban.   Melalui PSYCHOVERSE 2026, Prodi Psikologi UIM Yogyakarta berharap dapat membangun lingkungan akademik yang hangat, inklusif, dan penuh kekeluargaan. Semangat kebersamaan yang terjalin diharapkan menjadi fondasi bagi seluruh mahasiswa untuk bertumbuh bersama, saling menguatkan, serta mengamalkan nilai-nilai keilmuan dan akhlak mulia selama menempuh pendidikan di UIM Yogyakarta.

Karya Dosen, Pendidikan

Jelang Kongres HIMPSI 2026, HIMPSI DIY dan Psikologi UIM Hadirkan Konseling Psikologi Gratis

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan menyongsong Kongres Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) 2026 yang akan berlangsung di Yogyakarta, HIMPSI Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersama 13 perguruan tinggi di DIY menyelenggarakan Layanan Konseling Psikologi Gratis bagi masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak pada Jumat, 11 September 2026, pukul 09.00–16.00 WIB di 13 perguruan tinggi se-DIY. Salah satu lokasi pelaksanaan adalah Universitas Islam Mulia (UIM) Yogyakarta, yang menyelenggarakan layanan di Laboratorium Psikologi UIM, lantai 4. Diikuti oleh peserta dari berbagai wilayah di DIY, pelaksanaan konseling gratis di UIM Yogyakarta menghadirkan Isna Syamsiarief Hidayat, S.Psi., M.Psi., Psikolog., dan Rahma Kusuma Fitri, S.Psi., M.Psi., Psikolog. sebagai konselor atau psikolog yang memberikan layanan kepada peserta. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Program Studi Psikologi UIM sebagai bagian dari dukungan pelaksanaan kegiatan. Mereka adalah Aisyah Nurhikmatul Azizah (mahasiswa Psikologi UIM angkatan 2024), serta Muhammad Arga Hidayatullah dan Sya’i Mukti Hidayatul Falikhin (mahasiswa Psikologi UIM angkatan 2025). Mengusung tema “Ruang Aman untuk Berbicara, Didengar, dan Dipahami”, layanan ini memberikan kesempatan kepada masyarakat berusia 17 tahun ke atas untuk memperoleh layanan konseling psikologis secara profesional dan gratis. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kontribusi HIMPSI DIY dan institusi pendidikan psikologi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan mental. Kolaborasi 13 perguruan tinggi tersebut sekaligus menunjukkan komitmen bersama untuk mendekatkan layanan psikologi kepada masyarakat. Kehadiran layanan konseling gratis di lingkungan perguruan tinggi diharapkan dapat menjadi ruang yang aman bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan psikologis, memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai kondisi yang dihadapi, serta mendapatkan arahan profesional sesuai kebutuhan. Ketua Program Studi Psikologi UIM Yogyakarta, Rahma Kusuma Fitri, S.Psi., M.Psi., Psikolog., menyampaikan bahwa keterlibatan UIM dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Program Studi Psikologi untuk mengimplementasikan ilmu psikologi secara langsung bagi masyarakat. “Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Psikologi UIM untuk berkolaborasi dengan HIMPSI DIY dan perguruan tinggi psikologi lainnya dalam menghadirkan ruang aman bagi masyarakat. Kami berharap layanan ini tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan akses konseling, tetapi juga semakin menguatkan kesadaran bahwa menjaga kesehatan mental merupakan bagian penting dari kehidupan yang sehat dan bermakna.” Pelaksanaan layanan secara serentak di 13 perguruan tinggi se-DIY menjadi wujud semangat kolaborasi antar Program Studi Psikologi dalam menyongsong Kongres HIMPSI 2026 di Yogyakarta. Kegiatan ini juga mempertegas peran perguruan tinggi sebagai bagian dari ekosistem layanan psikologi dan kesehatan mental yang hadir serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, HIMPSI DIY dan 13 perguruan tinggi di DIY berharap budaya terbuka untuk berbicara mengenai kesehatan mental dapat semakin tumbuh di tengah masyarakat. “Ruang aman untuk berbicara, didengar, dan dipahami”, diharapkan tidak berhenti pada kegiatan ini saja, tetapi menjadi semangat bersama dalam menghadirkan layanan psikologi yang profesional, humanis, mudah diakses, dan berkelanjutan.   Pewarta: Muhammad Arga Hidayatullah (Mahasiswa Psikologi UIM 2025) & Sya’i Mukti Hidayatul Falikhin (Mahasiswa Psikologi UIM 2025)

Kabar & Informasi, Karya Dosen, Pendidikan

Universitas Islam Mulia Yogyakarta Gelar Sosialisasi Juknis dan Demo Sistem SKKM

YOGYAKARTA – Dalam upaya memperkuat pembentukan karakter, kepemimpinan, serta kesiapan kerja mahasiswa, Universitas Islam Mulia (UIM) Yogyakarta sukses menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Petunjuk Teknis (Juknis) dan Demo Sistem Satuan Kredit Kegiatan Mahasiswa (SKKM) pada Jumat, 31 Juli 2026 secara daring melalui platform Zoom Meeting. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.45 WIB ini diikuti secara antusias oleh mahasiswa aktif dari 8 Program Studi serta jajaran Dosen Penasihat Akademik (DPA) dari berbagai program studi di lingkungan UIM Yogyakarta. Jalannya acara dipandu oleh MC yaitu Junianto, M. Pd., selaku Dekan Fakultas Sains Psikologi dan Pendidikan. Acara dibuka langsung oleh Drs. Nur Hidayat Pamungkas, M.Pd., selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Pesantren. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya SKKM sebagai instrumen pengakuan akademik atas aktivitas mahasiswa di luar perkuliahan. Beliau juga menyampaikan terkait kebijakan Universitas tentang kegiatan SKKM ini. “SKKM hadir bukan sekadar pemenuhan beban angka kredit, melainkan untuk menyeimbangkan kompetensi akademik (hard skills) dan kompetensi kepribadian (soft skills). Angka kredit SKKM ini menjadi syarat wajib bagi mahasiswa untuk menempuh Seminar Hasil/Skripsi serta pendorong penerbitan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI).” — Drs. Nur Hidayat Pamungkas, M.Pd. Sesi kedua dilanjutkan dengan melihat video demo dan panduan teknis penggunaan Sistem SKKM yang disampaikan oleh Panggah Widiandana, M.Kom. Pada sesi ini, peserta dibekali tata cara pengajuan dokumen, alur verifikasi oleh DPA, hingga pemantauan akumulasi poin SKKM secara transparan melalui sistem informasi akademik. Informasi dan Akses Berkas Kegiatan Bagi seluruh akademika UIM Yogyakarta yang ingin meninjau kembali materi, mengunduh panduan, atau mengambil sertifikat kepesertaan, silakan mengakses tautan di bawah ini: 📚 Buku Panduan/Juknis SKKM 2026: https://drive.google.com/file/d/1v35EkTAzi_td278ENH90f_p7IMDmIH67/view?usp=sharing  📚 Materi Sosialisasi SKKM 2026: https://drive.google.com/file/d/1XYaFZsdfp5nUcZZ8OlB-TbLAFIdpOZG7/view?usp=sharing 🎥 Video Demo Sistem SKKM UIMY: [Saksikan Ulang di YouTube]  🎥 Rekaman Video Sesi Zoom: [Saksikan Ulang di YouTube] 📜 E-Sertifikat Peserta: https://drive.google.com/drive/folders/1qQegNDIPMcZ2-oTBFxz0FzMdynZYumuh?usp=sharing Pewarta : Nurul Ariningtyas

Kabar & Informasi, Kreativitas Mahasiswa, Pendidikan, RuMah (Rubrik Mahasiswa )

Peduli Jiwa Remaja, Mahasiswa FPP UIMY Gelar Edukasi Kesehatan Mental di Panti Asuhan Mafaza

  Di tengah derasnya arus informasi dan tekanan kehidupan yang dihadapi generasi muda saat ini, kesehatan mental menjadi salah satu aspek penting yang tidak boleh diabaikan. Banyak remaja yang belum memahami cara mengenali, menerima, dan mengelola perasaannya sendiri, oleh karena itu, edukasi mengenai kesehatan mental sejak dini menjadi kebutuhan mendesak yang harus terus digaungkan. Berangkat dari kepedulian tersebut, mahasiswa semester dua Fakultas Psikologi dan Pendidikan melaksanakan program pengabdian masyarakat berupa kegiatan edukatif bertema “Literasi Kesehatan Mental: Edukasi dan Peningkatan Kesadaran Mental bagi Remaja”. Program ini bertujuan agar masyarakat, khususnya generasi muda, memahami konsep kesehatan mental serta mampu mengidentifikasi tanda-tanda stres, kecemasan, atau gangguan emosional sedini mungkin. Sebelum kegiatan dimulai, panitia yang terdiri dari Muhammad Arga Hidayatullah, Syai Mukti Hidayatul Falikhin, Ervita Sutarto, Sani Nuramalia, Azzahra Yasmin Aulia, dan Yusniar Hama Lelu telah menyiapkan segala perlengkapan dengan matang demi kelancaran acara. Kegiatan ini resmi dilaksanakan pada hari Kamis, 16 Juli 2026 pukul 16.00 WIB–17.45 WIB bertempat di Panti Asuhan Yatim & Dhu’afa Mafaza, Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan dihadiri oleh 11 anak panti asuhan. Acara berlangsung dengan lancar, penuh antusiasme, dan disambut hangat oleh para peserta.  Kegiatan diawali dengan salam pembuka, perkenalan, serta penyampaian tujuan acara. Selanjutnya, para peserta diajak untuk memahami apa itu kesehatan mental, mengenali tanda-tanda ketika pikiran atau hati terasa berat, serta belajar cara-cara sederhana namun bermakna dalam menjaga kesejahteraan psikologis. Materi disampaikan secara interaktif melalui presentasi, cerita, dan sesi diskusi terbuka. Menariknya, dalam kegiatan ini terdapat sesi khusus di mana anak-anak diminta untuk menuliskan keluh kesah, kecemasan, atau perasaan yang sedang mereka pendam di selembar kertas yang telah dibagikan oleh panitia. Untuk menjaga kenyamanan dan privasi, kertas-kertas yang telah dikumpulkan tersebut tidak dibacakan di depan umum. Sesi expressive writing (menulis ekspresif) ini bertujuan sebagai media katarsis atau pelepasan emosi, agar anak-anak tahu bahwa mengeluarkan isi hati melalui tulisan adalah salah satu cara sehat untuk meredakan beban pikiran. Dalam kegiatan ini, para pemateri turut berperan aktif sebagai fasilitator, pendengar, sekaligus pemandu jalannya sesi diskusi agar suasana tetap hangat, terbuka, dan penuh kebersamaan. Anak-anak panti tampak antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari pembukaan, penyampaian materi, hingga sesi foto bersama sebagai penutup kegiatan. Melalui kegiatan Literasi Kesehatan Mental ini, diharapkan anak-anak dan remaja penerima manfaat dapat semakin memiliki kesadaran serta pemahaman yang baik mengenai kesehatan mental, sekaligus mampu menerapkan langkah-langkah positif dalam menjaga keseimbangan emosional pada kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa edukasi kesehatan mental dapat disampaikan dengan cara yang hangat dan menyenangkan tanpa menghilangkan esensi pentingnya. Semoga semangat berbagi ilmu dan kepedulian ini terus dapat menginspirasi serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi tumbuh kembang anak-anak Panti Asuhan Yatim & Dhu’afa Mafaza. Pewarta:Yusniar hama lelu (Mahasiswa UIMY prodi PGSD) & Azzahra Yasmin Aulia ( Mahasiswa UIMY prodi Psikologi)

Kabar & Informasi, Karya Dosen, Pendidikan

Solusi Keterbatasan Asrama, UIM Yogyakarta Resmi Gandeng Pesantren Markaz Al Quran Utsman Bin Affan

YOGYAKARTA, Selasa, 21 Juli 2026 – Universitas Islam Mulia Yogyakarta (UIMY) resmi menjalin kerja sama dengan Yayasan Markaz Pesantren Al Quran Utsman Bin Affan Yogyakarta. Penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (Memorandum of Agreement/MoA) ini dilangsungkan secara khidmat sebagai bentuk komitmen kampus dalam memenuhi kebutuhan hunian bagi para mahasiswa. Kerja sama ini diprakarsai untuk merespons tingginya minat mahasiswa UIM Yogyakarta yang ingin bermukim di asrama. Seperti diketahui, fasilitas asrama internal milik kampus saat ini diprioritaskan bagi mahasiswa perempuan, sehingga kehadiran kemitraan ini menjadi angin segar, khususnya bagi mahasiswa yang membutuhkan fasilitas hunian berbasis pembinaan karakter. Melalui kemitraan strategis ini, mahasiswa UIM Yogyakarta yang bermukim di Yayasan Markaz Pesantren Al Quran Utsman Bin Affan tidak hanya mendapatkan fasilitas tempat tinggal yang representatif, tetapi juga program pembinaan Al-Quran (tahsin dan tahfidz) serta penguatan nilai-nilai keislaman secara berkelanjutan. Dalam sambutannya, Anwaruddin Hisyam, M.Sc., Ph.D selaku rektor UIM Yogyakarta menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan solusi holistik yang tidak hanya menyelesaikan keterbatasan fisik asrama kampus, tetapi juga memperkuat kualitas spiritual mahasiswa. “Kami ingin memastikan bahwa seluruh mahasiswa UIM Yogyakarta mendapatkan lingkungan tinggal yang kondusif. Melalui kerja sama dengan Pesantren Markaz Al-Qur’an Utsman Bin Affan, mahasiswa tidak hanya mendapatkan tempat tinggal, tetapi juga pembinaan karakter dan Al-Quran yang selaras dengan visi integrasi keilmuan kampus kami,” ungkap rektor UIM Yogyakarta. Senada dengan hal tersebut, pihak Yayasan Markaz Pesantren Al Quran Utsman Bin Affan diwakili oleh Ketua Yayasan ustadz Indra Gumilar, S.Si., M.Pd. menyambut hangat kedatangan para mahasiswa UIM Yogyakarta. Pihak yayasan siap memfasilitasi dan mendampingi para mahasiswa dalam kehidupan berpesantren yang inklusif dan suportif terhadap kegiatan akademik perkuliahan. Mengenai mekanisme dan tata cara pendaftaran asrama bagi mahasiswa UIM Yogyakarta, rincian biaya serta prosdur administratif telah dituangkan secara transparan dalam lampiran MoA dan dapat diakses oleh mahasiswa melalui bagian kemahasiswaan kampus yaitu dibawah Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Pesantren. Dengan diresmikannya MoA ini, diharapkan sinergi antara UIM Yogyakarta dan Yayasan Markaz Pesantren Markaz Al-Quran Utsman Bin Affan dapat berjalan panjang serta memberikan dampak positif yang nyata bagi perkembangan akademik dan karakter mahasiswa. Pewarta: Nurul Ariningtyas

Kabar & Informasi, Kreativitas Mahasiswa, Pendidikan, RuMah (Rubrik Mahasiswa )

Mahasiswa UIMY Hadirkan Edukasi Digital yang Bijak bagi Anak Panti Asuhan Mafaza

Semburat jingga di ufuk barat mengiringi langkah Hazzam, Nurul, dan Luqman saat memasuki pelataran Panti Asuhan Yatim dan Dhuafa Mafaza, Yogyakarta. Kedatangan ketiga mahasiswa Universitas Islam Mulia Yogyakarta (UIMY) ini membawa misi yang lebih dari sekadar pemenuhan tugas mata kuliah Kewarganegaraan; mereka membawa semangat pemberdayaan bagi generasi muda. Sore itu, ruang pertemuan panti riuh dengan tawa dan antusiasme para remaja jenjang SMA yang sudah menanti kehadiran para kakak mahasiswa tersebut.Kegiatan yang bertajuk “Bijak Menggunakan Gawai dan Media” ini lahir dari sebuah keprihatinan mendalam akan derasnya arus informasi yang menuntut kedewasaan bersikap. Hazzam, Nurul, dan Luqman ingin memastikan bahwa adik-adik di Panti Mafaza tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi mampu menjadi penguasa gawai yang berdaya guna. Materi yang disampaikan dalam sesi ini dirancang sedemikian rupa agar benar-benar menyentuh realitas kehidupan remaja saat ini. Hazzam, Nurul, dan Luqman mengajak adik-adik SMA untuk berdialog secara jujur mengenai bagaimana etika berkomunikasi di ruang digital seringkali terabaikan. Mereka menanamkan pemahaman bahwa apa yang kita ketik dan bagikan di media sosial adalah cerminan dari karakter diri sendiri. Lebih jauh lagi, para mahasiswa ini membekali mereka dengan “filter alami” agar tidak mudah termakan oleh berita bohong atau hoaks yang kerap memicu perpecahan. Yang tak kalah penting, mereka memberikan tips praktis bagaimana mengubah gawai yang biasanya hanya menjadi sarana hiburan, menjadi jendela untuk mengakses ilmu pengetahuan, mencari peluang beasiswa, hingga mengasah bakat kreatif yang bermanfaat untuk masa depan mereka. Sebagai bentuk ungkapan syukur dan simbol persaudaraan, kegiatan ditutup dengan sesi makan sore bersama.Momen sederhana ini menjadi bukti bahwa pemberdayaan masyarakat yang paling efektif sering kali dimulai dari hati dari kepedulian tulus yang dibangun melalui kebersamaan. Bagi Hazzam, Nurul, dan Luqman, pertemuan sore itu bukanlah akhir dari segalanya, melainkan bibit kesadaran digital yang mereka harapkan akan terus tumbuh di benak anak-anak Panti Asuhan Mafaza. Melalui tangan-tangan remaja inilah, mereka berharap masa depan bangsa akan diisi oleh generasi yang tidak hanya mahir teknologi, tetapi juga berakhlak mulia di dunia nyata maupun dunia maya. Pewarta :Nurul Septhia (251051015)(Psikologi)/Moh.Hazzam Alfian (251051010)(PGSD)/Luqman Arif Hibatullah (251051045)(Psikologi)

Kabar & Informasi, Pendidikan, RuMah (Rubrik Mahasiswa )

Kegiatan Inspire & Grow, Mahasiswa FPP UIMY Hadirkan EdukasiKarakter yang Menyenangkan bagi Anak Panti Asuhan

Langit yang cerah dan udara yang masih sejuk menjadi awal yang hangat bagi berlangsungnya kegiatan Inspire & Grow. Suasana penuh keceriaan mulai terasa saat mahasiswa Fakultas Psikologi dan Pendidikan (FPP) Universitas Islam Mulia Yogyakarta (UIMY) berkumpul bersama anak-anak Panti Asuhan Griya Yatim dan Dhuafa (GYD), Yogyakarta, pada Sabtu (27/6). Melalui kegiatan yang merupakan implementasi Mata Kuliah Kewarganegaraan di bawah bimbingan Heru Siddik Nugroho, M.Pd., mahasiswa menghadirkan ruang belajar yang menyenangkan sekaligus penuh makna. Bukan sekedar berbagi pengetahuan, Inspire & Grow menjadi ruang bertumbuh yang mempertemukan semangat belajar, kepedulian, dan harapan dalam kebersamaan.  Mengusung tema “Membangun Kepercayaan Diri dan Membentuk Cita-Cita Melalui Edukasi Karakter”, kegiatan ini diinisiasi oleh Annisa Indah Nur K.F, Dinda Aura Latifah, Wita Wilasari, Refan Andi Setiawan, dan Risalda Padu Pinjang. Tema tersebut dipilih karena relevan dengan tahap perkembangan anak usia sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama, khususnya dalam menumbuhkan rasa percaya diri serta membangun keberanian untuk bermimpi dan meraih cita-cita. Kegiatan yang diikuti oleh anak-anak Panti Asuhan GYD jenjang SD hingga SMP ini menjadi ruang berbagi yang tidak hanya menghadirkan materi edukatif, namun juga pengalaman belajar yang hangat, interaktif, dan penuh makna. Melalui pendekatan yang menyenangkan, mahasiswa berupaya menghadirkan suasana belajar yang mampu mendorong anak-anak untuk berani mengenali potensi diri sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter sejak dini. Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi pembukaan kemudian dilanjutkan perkenalan antara mahasiswa dan anak-anak panti asuhan untuk menciptakan suasana yang lebih akrab. Memasuki inti acara anak-anak diajak untuk mengikuti sesi edukasi mengenai bagaimana pentingnya memiliki kepercayaan diri dan keberanian dalam meraih cita-cita. Penyampaian di kemas secara interaktif melalui permainan, diskusi hingga tanya jawab. Untuk mengukur pemahaman peserta, mahasiswa mengadakan kuis sederhana dengan hadiah menarik. Gelaktawa dan antusiasme anak-anak pun mewarnai setiap sesi, hal ini menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus mepererat kedekatan antara mahasiswa dan anak-anak panti asuhan. Setelah itu kami mengajak anak-anak menuangkan impian mereka melalui kegiatan menggambar serta mewarnai sebagai sarana untuk mengembangkan kreativitas dan memberikan ruang bagi anak-anak mengekepresikan diri, setiap anak mulai mewarnai gambar sesuai dengan imajinasi mereka masing-masing. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa turut mendampingi, memberikan semangat, serta megapresiasi setiap hasil karya anak-anak,sehingga membuat lebih percaya diri dalam mengekspresikan ide dan harapan mereka. Lebih dari sekedar menjalankan program pengabdian, Inspire & Grow menjadi ruang tumbuh yang menghadirkan pengalaman berharga, baik bagi anak-anak panti asuhan maupun mahasiswa. Anak-anak memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus motivasi untuk terus percaya pada kemampuan diri mereka. Di sisi lain, mahasiswa belajar bahwa kepedulian, kebersamaan, dan pendidikan karakter dapat tumbuh melalui langkah-langkah sederhana yang dilakukan dengan tulus. Pada akhirnya, kegiatan Inspire & Grow bukan hanya sekedar menghadirkan kegiatan edukatif, tetapi juga menjadi ruang yang menumbuhkan keberanian untuk bermimpi dan keyakinan untuk melangkah. Sebab, setiap anak memiliki potensi yang layak dikembangkan, dan setiap cita-cita pantas diberi ruang untuk tumbuh menjadi kenyataan. Pewarta : Dinda Aura Latifah (Mahasiswa UIMY Prodi PGSD) dan ⁠Annisa Indah Nur K.F (Mahasiswa UIMY Prodi Psikologi)

Kabar & Informasi, Kreativitas Mahasiswa, Pendidikan, SMART UIM (Student's Mind, Article, Reflection & Thought), Uncategorized

Mengintegrasikan Wahyu dan Akal, FPP UIM Yogyakarta Sukses Luncurkan Islamic Psychology and Education Mini Conference (INSIGHT)

Mengintegrasikan Wahyu dan Akal, FPP UIM Yogyakarta Sukses Gelar INSIGHT 2026 Bantul–Fakultas Psikologi dan Pendidikan (FPP) Universitas Islam Mulia Yogyakarta (UIMY) sukses menyelenggarakan Islamic Psychology and Education Mini Conference (INSIGHT) 2026 pada Rabu (24/6/2026). Mengusung tema “Islam dan Pengetahuan: Integrasi Wahyu dan Akal dalam Pengembangan Ilmu dan Pendidikan”, kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun tradisi akademik dan budaya ilmiah di lingkungan FPP UIM Yogyakarta. INSIGHT 2026 merupakan forum ilmiah yang mewadahi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, menulis karya ilmiah, serta mempresentasikan gagasan secara akademis. Kegiatan ini terselenggara melalui kolaborasi dosen dan mahasiswa Fakultas Psikologi dan Pendidikan sebagai bentuk sinergi dalam menciptakan ekosistem akademik yang produktif. Ketua Panitia INSIGHT 2026, Rahma Kusuma Fitri, S.Psi., M.Psi., Psikolog., menekankan bahwa INSIGHT diharapkan menjadi agenda akademik tahunan Fakultas Psikologi dan Pendidikan yang mampu mendorong lahirnya budaya meneliti, menulis, dan berdiskusi ilmiah di kalangan mahasiswa. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Fakultas Psikologi dan Pendidikan UIMY serta dihadiri oleh berbagai tamu undangan, di antaranya Rektor Universitas Islam Mulia Yogyakarta Ir. Anwaruddin Hisyam, Ph.D., Dekan Fakultas Psikologi dan Pendidikan Junianto, S.Pd., M.Pd., Drs. Mujidin, M.Si., Ph.D. selaku Keynote Lecture, serta para dosen di lingkungan Fakultas Psikologi dan Pendidikan. Acara berlangsung meriah dan penuh semangat. Dipandu oleh Muhammad Arga Hidayatullah dan Sani Nurmalia yang merupakan mahasiswa Program Studi Psikologi sebagai Master of Ceremony (MC). Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Moh. Hazam Alfian dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dipandu oleh Ervia Sutarto dari Program Studi Psikologi. Suasana semakin semarak dan meriah dengan penampilan tari yang dibawakan oleh mahasiswa FPP angkatan 2025. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Psikologi dan Pendidikan, Junianto, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi terselenggaranya INSIGHT 2026 dan mendorong mahasiswa untuk terus mengembangkan potensi diri, memperluas wawasan, serta aktif berkontribusi dalam lingkungan akademik. Antusiasme peserta semakin meningkat ketika Rektor Universitas Islam Mulia Yogyakarta secara resmi meresmikan INSIGHT 2026 sebagai forum akademik baru di lingkungan FPP UIMY. Peresmian tersebut menjadi momentum penting yang menandai hadirnya INSIGHT sebagai ruang kolaborasi, inovasi, dan pengembangan wawasan akademik mahasiswa. Melalui forum ini, mahasiswa didorong untuk aktif menghasilkan karya ilmiah yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat. Pada sesi presentasi, para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam memaparkan artikel ilmiah yang telah mereka susun. Mahasiswa secara bergantian mempresentasikan gagasan, hasil kajian, dan pemikiran inovatif di hadapan dosen serta peserta lainnya. Suasana diskusi akademik berlangsung aktif, tertib, dan inspiratif, mencerminkan semangat mahasiswa dalam mengembangkan tradisi ilmiah di lingkungan kampus. Sesi Keynote Lecture, Drs. Mujidin, M.Si., Ph.D. menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya INSIGHT 2026 sebagai langkah positif dalam membangun budaya akademik di Fakultas Psikologi dan Pendidikan UIMY. Menurutnya, kegiatan semacam ini tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial semata, melainkan harus menjadi gerakan yang terus menularkan ‘virus positif’ dalam semangat belajar, berkarya, dan berbagi manfaat melalui ilmu pengetahuan. Beliau juga menekankan pentingnya pengembangan ilmu pengetahuan yang berlandaskan perspektif Islam. Menurutnya, proses pengembangan ilmu tidak hanya bertumpu pada kemampuan akal manusia, tetapi juga perlu didasarkan pada nilai-nilai wahyu sebagai sumber petunjuk. Dengan demikian, ilmu pengetahuan dapat memberikan kontribusi yang utuh bagi kemajuan akademik sekaligus pembentukan karakter yang berlandaskan ajaran Islam. Di penghujung acara, panitia mengumumkan penerima penghargaan Best Paper dan Best Presenter yang disampaikan oleh Andi Refan Setiawan (mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika). Penghargaan Best Paper diraih oleh Kelompok 7 yang beranggotakan Amalia Ulya, Adzkia Syamila, dan Musriyadi Kelrey, mahasiswa Program Studi Psikologi angkatan 2024 dengan dosen pembimbing Isna Syamsiarief Hidayat, S.Psi., M.Psi., Psikolog. Sementara itu, penghargaan Best Presenter diraih oleh Kelompok 3 yang beranggotakan Fatchi Abdulloh Ulwan, Indi Syahida, dan Anisah, mahasiswa Program Studi Psikologi angkatan 2024 dengan dosen pembimbing Rahma Kusuma Fitri, S.Psi., M.Psi., Psikolog. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kualitas karya ilmiah, kemampuan presentasi, serta kontribusi peserta dalam menciptakan suasana diskusi akademik yang produktif selama kegiatan berlangsung. Melalui penyelenggaraan INSIGHT 2026, Fakultas Psikologi dan Pendidikan UIM Yogyakarta menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan budaya ilmiah di lingkungan kampus. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi sarana yang mendorong mahasiswa untuk terus mengembangkan kemampuan berpikir kritis, menulis karya ilmiah, serta menyampaikan gagasan akademik secara konstruktif dan bertanggung jawab. Pewarta : Aji Pangestu (mahasiswa Program Studi Psikologi 2025) & Dinda Aura Latifah (Mahasiswa Program Studi PGSD 2025).

Pendidikan

Serunya jadi Mahasiswa “Doktoral” katanya?

Banyak anggapan bahwa mahasiswa doktoral menjalani hari-hari yang penuh tekanan: riset tanpa henti, tumpukan jurnal, serta presentasi yang seolah tak pernah selesai. Benarkah demikian? Citra akademik memang sering tampak berat. Namun, di balik itu semua, ada sisi lain yang jarang terlihat. Menjadi mahasiswa doktoral ternyata bukan semata soal publikasi, indeksasi, atau mengejar kuartil jurnal tertentu. Ada proses belajar yang jauh lebih mendalam daripada sekadar capaian akademik. Sebelum melanjutkan, izinkan saya berpantun sejenak. Pagi-pagi membeli koran,Singgah sebentar membeli roti.Katanya doktoral penuh beban,Nyatanya seru menantang hati. “Cakep.” Begitulah jawaban yang hampir selalu muncul setiap kali pantun itu saya sampaikan. Sebagai mahasiswa doktoral, cara berpikir kami banyak dibentuk oleh ruang-ruang diskusi. Pada tahap ini, belajar bukan lagi sekadar menjawab pertanyaan dosen di kelas. Setiap pertemuan justru menjadi ruang berbagi pengalaman, gagasan, dan perspektif dari kampus asal masing-masing. Dari diskusi-diskusi itulah, sering lahir ide-ide baru yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan. Kami datang dari latar yang beragam. Ada yang menempuh studi melalui tugas belajar, ada yang izin belajar. Ada pula yang memperoleh beasiswa, dan ada juga yang membiayai studi secara mandiri. Perbedaan itu tidak menjadi jarak. Justru di situlah letak kekayaan pengalaman yang membuat proses belajar terasa lebih hidup. Keseruan lain yang selalu dinantikan adalah perkuliahan bersama guest lecturer dari luar negeri. Momen seperti ini terasa istimewa karena kami dapat berinteraksi langsung dengan para pakar di bidangnya. Dari mereka, kami tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga inspirasi untuk melihat persoalan dari sudut pandang yang lebih luas. Belajar memang tidak pernah mengenal usia. Belajar adalah jalan bagi siapa pun yang memiliki tekad untuk terus bertumbuh dan memberi manfaat. Kadang saya berpikir, jika kita hanya melihat lingkungan yang itu-itu saja, kita akan mudah merasa cukup. Padahal, rasa cukup yang terlalu cepat sering kali membuat kita berhenti berkembang. Kita merasa aman di zona nyaman, menjalani rutinitas, menyelesaikan Tri Dharma, lalu menganggap semuanya sudah selesai. Benarkah demikian? Mungkin benar, sebagian dari kami menempuh pendidikan doktoral karena tuntutan institusi. Mungkin juga karena sejak awal telah memilih jalan hidup sebagai dosen. Apa pun alasannya, pada akhirnya perjalanan ini menghadirkan ruang pembelajaran yang berharga bukan hanya tentang ilmu pengetahuan, melainkan juga tentang cara memandang hidup. Karena itu, tetaplah bersemangat. Perjalanan masih panjang, dan di depan sana selalu ada tantangan baru yang menunggu untuk ditaklukkan. Di balik segala kesibukan dan tuntutan, menjadi mahasiswa doktoral tetaplah sebuah pengalaman yang patut dinikmati dengan perasaan bahagia. Pewarta : Nisrina Ajrina Nur Hidayah (Dosen PGSD Universitas Islam Mulia Yogyakarta)

Scroll to Top