Author name: admin-im

Uncategorized

UIM Gandeng 5 PTS Untuk Membangun Sinergi Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Yogyakarta, 2 Juli 2024 – Hari ini, lima Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Yogyakarta, yaitu Universitas Gunung Kidul (UGK), Universitas Islam Mulia (UIM) Yogyakarta, Institut Pertanian (Intan) Yogyakarta, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Isti Ekatana Upaweda (STIE IEU), dan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) El Rahma, secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman di Universitas Gunung Kidul, Kampus 2. Acara ini dihadiri oleh para pimpinan dan dosen sebagai perwakilan dari masing-masing universitas, dengan tujuan untuk mengukuhkan kerjasama strategis di berbagai bidang, termasuk pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan sumber daya. Penandatanganan dilakukan oleh masing-masing Rektor dari lima PTS tersebut: Rektor UIM, Anwaruddin Hisyam, M.Sc., Ph.D. Rektor El Rahma, Eko Riswanto, ST., M.Cs. Rektor UGK, Dr. Drs. Djuniawan Karna Djaja, M. PA Rektor Intan, Prof. Dr. Ir. Retno Indrati, M. Sc. Rektor STIE IEU, Nerus Laurensius L. Tarigan, S.E., M.M. Kerja sama ini bertujuan untuk memajukan kualitas Perguruan Tinggi melalui kolaborasi yang erat dan berkelanjutan, sesuai dengan fungsi dan wewenang masing-masing pihak. Dengan menggabungkan kekuatan akademik dan sumber daya, kelima universitas berkomitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik serta berkontribusi dalam pembangunan masyarakat secara luas. Kontributor: Ayu Meryka Santoso

Uncategorized

Kerjasama UIM dan PEMKAB Gunungkidul

Universitas Islam Mulia menyelenggarakan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul. Kerjasama ini disepakati oleh pihak dari UIM, yaitu Bapak Anwarudin Hisyam, M.Sc., P.hD sebagai rektor UIM dan pihak Pemerintah Kabupaten Gunungkidul yang diwakili oleh Bapak Teguh Siswanto, S.Sos., M.M. sebagai fungsional ahli muda bidang kerjasama bagian pemerintah Sekda Kabupaten Gunung Kidul. Adapun kerjasama ini dilakukan sebagai langkah strategis untuk mewujudkan pelaksanan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi kegiatan Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat oleh mahasiswa, dosen dan UIM Yogyakarta. Adapun kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam pelaksanaan kerjasama diantara diwujudkan dengan kegiatan dalam rangka mendharmabaktikan bidang ilmu ke masyarakat, memfasilitasi program pemberdayaan masyarakat, dan mengembangkan potensi daerah dengan membangun potensi daerah. Kerjasama ini juga bertujuan Membantu Penelitian/Riset-Kampus Merdeka dosen dan mahasiswa untuk program kemitraan dan potensi wilayah. Kemitraan ini juga terselenggara sebagai salah satu Implementasi Visi dan Misi UIM Yogyakarta. Kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan hubungan sosial kemasyarakatan antara mahasiswa dan masyarakat setempat. Selain itu kerjasama tersebut juga dapat meningkatkan potensi desa yang diberdayakan bersama dosen, mahasiswa dan masyarakat setempat. Program Pengabdian masyarat antara UIM dan Pemkab Gunungkidul akan memberikan dampak positif bagi kedua belah pihak, khususnya bagi masyarakat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul terutama di bidang sosial dan ekonomi. Kontributor: Nadea Zulfa Khairunnisa

Uncategorized

UIM Yogyakarta Gelar Kegiatan Qurban dan Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat Sekitar

Universitas Islam Mulia Yogyakarta Gelar Kegiatan Qurban dan Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat Sekitar Banguntapan, Yogyakarta – 18 Juni 2024 – Universitas Islam Mulia Yogyakarta (UIM) bekerja sama dengan SDIT Lukman Al-Hakim Timoho Yogyakarta dan SMPIT Abu Bakar Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui penyembelihan hewan qurban dan pelayanan kesehatan gratis. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 18 Juni 2024, di Universitas Islam Mulia Yogyakarta. Acara diawali dengan penyembelihan 1 ekor sapi dan 2 ekor kambing pada pukul 08.30 WIB. Daging qurban kemudian dibagikan kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian UIM Yogyakarta terhadap sesama. Sebelum pembagian daging qurban, UIM Yogyakarta melalui Prodi D3 Kebidanan mengadakan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat. Pemeriksaan kesehatan ini dimulai pada pukul 10.00 WIB dan diikuti dengan penyuluhan kesehatan mental dengan tema “Menjaga Kesehatan Mental, Aktivitas Optimal” oleh Ka. Prodi S1 Psikologi UIM Yogyakarta. Yogi Andrianza, selaku ketua panitia kegiatan, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian UIM Yogyakarta kepada masyarakat. Dia berharap kegiatan ini dapat berjalan setiap tahun dan memberikan manfaat bagi masyarakat seluas-luasnya. Panitia juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala SDIT Lukman Al-Hakim Timoho Yogyakarta dan Kepala SMPIT Abu Bakar Yogyakarta atas kerja samanya dalam kegiatan ini. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen UIM Yogyakarta untuk menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. UIM Yogyakarta terus berupaya untuk memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar melalui berbagai kegiatan yang dilaksanakan. Sumber : https://bernasnews.id/2024/06/18/uim-sdit-lukman-al-hakim-timoho-smpit-abu-bakar-kerjasama-gelar-pengabdian-kepada-masyarakat/ Sumber

Uncategorized

Webinar “Mengenali Potensi Diri, Meraih Mimpi”

Mengenal Diri Sendiri: Kunci Menuju Keberhasilan dan Kehidupan yang Penuh Makna Di era yang penuh dengan perubahan dan tuntutan ini, mengenal diri sendiri menjadi salah satu kunci utama untuk mencapai kesuksesan dan menjalani kehidupan yang penuh makna. Memahami kekuatan, kelemahan, nilai-nilai, dan tujuan hidup kita memungkinkan kita untuk membuat keputusan yang tepat, mengambil tindakan yang efektif, dan membangun hubungan yang positif dengan orang lain. Memahami Diri Sendiri dengan Jendela Johari Salah satu alat yang bermanfaat untuk memahami diri sendiri adalah Jendela Johari. Model ini mengklasifikasikan informasi tentang diri kita menjadi empat kuadran: Area Terbuka (Open Area): Informasi yang diketahui oleh diri sendiri dan orang lain. Ini adalah area yang ideal untuk membangun komunikasi yang terbuka dan transparan. Area Buta (Blind Area): Informasi yang diketahui orang lain tetapi tidak diketahui oleh diri sendiri. Umpan balik dari orang lain dapat membantu memperluas area ini. Area Tersembunyi (Hidden Area): Informasi yang diketahui oleh diri sendiri tetapi tidak diketahui orang lain. Kita perlu mempertimbangkan untuk mengungkapkan informasi ini secara selektif untuk membangun kepercayaan dan keintiman. Area Tidak Diketahui (Unknown Area): Informasi yang tidak diketahui oleh diri sendiri maupun orang lain. Pengalaman dan eksplorasi diri dapat membantu membuka area ini. Merumuskan Tujuan yang SMART Setelah memahami diri sendiri dengan lebih baik, langkah selanjutnya adalah menetapkan tujuan yang SMART. SMART adalah singkatan dari: Specific (Spesifik): Tujuan harus jelas, terdefinisi dengan baik, dan mudah dipahami. Measurable (Terukur): Tujuan harus dapat diukur dengan jelas untuk melacak kemajuan dan menentukan keberhasilan. Achievable (Dapat Dicapai): Tujuan harus realistis dan dapat dicapai dengan usaha dan sumber daya yang tersedia. Relevant (Relevan): Tujuan harus selaras dengan nilai-nilai, minat, dan tujuan hidup kita secara keseluruhan. Time-bound (Terikat Waktu): Tujuan harus memiliki batas waktu yang jelas untuk menciptakan rasa urgensi dan fokus. Meningkatkan Kemampuan Intrapersonal melalui Pengalaman dan Pembelajaran Mengenal diri sendiri dan menetapkan tujuan SMART merupakan langkah awal yang penting dalam perjalanan pengembangan diri. Kemampuan intrapersonal, seperti kesadaran diri, manajemen emosi, dan komunikasi efektif, dapat terus diasah melalui berbagai pengalaman dan pembelajaran. Berikut beberapa tips untuk meningkatkan kemampuan intrapersonal: Berlatih refleksi diri: Luangkan waktu untuk merenungkan pikiran, perasaan, dan perilaku Anda. Mencari umpan balik: Mintalah umpan balik yang konstruktif dari orang lain yang Anda percaya. Berlatih mindfulness: Perhatikan momen saat ini tanpa menghakimi. Keluar dari zona nyaman: Cobalah hal-hal baru dan tantang diri Anda. Belajar dari kesalahan: Jangan berkecil hati dengan kegagalan, jadikan itu sebagai pembelajaran. Mempelajari diri sendiri adalah proses yang berkelanjutan. Seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan kita, pemahaman kita tentang diri sendiri pun akan terus berkembang. Dengan dedikasi dan usaha, kita dapat membuka potensi diri kita sepenuhnya dan mencapai tujuan hidup kita. Kontributor Artikel : Nadea Zulfa Khairunnisa, S.Psi., M.A. Patera Adwiko Priambodo, S.Psi., M.Psi., Psikolog Rahma Kusuma Fitri, S.Psi., M.Psi., Psikolog Ahmat Latif Nurrahman, S.Psi., M.Psi., Psikolog Ayu Meryka Santoso, S.Psi., M.Psi. Program Studi Sarjana Psikologi SI Psikologi

Scroll to Top