Gunungkidul, 10 Desember 2025 — Program Studi Psikologi Universitas Islam Mulia (UIM) Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di SMA Negeri 2 Playen, Gunungkidul. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya pendidikan tinggi serta membangun motivasi belajar melalui pendekatan edukatif dan interaktif.
Sinergi Dosen dan Mahasiswa Psikologi UIM Yogyakarta
Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan hasil kolaborasi antara dosen dan mahasiswa Program Studi Psikologi UIM Yogyakarta. Sejumlah dosen yang terlibat sebagai pemateri antara lain:
Ahmad Latif Nurrahman, S.Psi., M.Psi., Psikolog
Isna Syamsiarief Hidayat, S.Psi., M.Psi., Psikolog
Rahma Kusuma Fitri, S.Psi., M.Psi., Psikolog
Nadea Zulfa Khairunnisa, S.Psi., M.A.
Kukuh Dwi Pamuji, S.Pd., M.Pd.
Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Psikologi angkatan 2024, yaitu Amalia Ulya dan Reva Aulia, sebagai bentuk implementasi pembelajaran kolaboratif antara dosen dan mahasiswa.
Diikuti 150 Siswa Kelas XII SMAN 2 Playen
Sebanyak 150 siswa kelas XII SMA Negeri 2 Playen Gunungkidul mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Rangkaian kegiatan dikemas melalui penyampaian materi edukatif, diskusi interaktif, serta evaluasi pemahaman siswa menggunakan metode pre-test dan post-test.
Kegiatan diawali dengan sesi perkenalan dan ice breaking untuk menciptakan suasana yang hangat, nyaman, dan kondusif sehingga siswa lebih siap menerima materi yang disampaikan.
Pendidikan sebagai Arah Hidup, Bukan Sekadar Formalitas
Materi utama yang disampaikan mengusung tema “Pendidikan sebagai Arah Hidup, Bukan Sekadar Formalitas”. Materi ini menekankan pentingnya mengenali potensi diri, membangun pola pikir yang matang, serta merencanakan masa depan secara terarah dan bertanggung jawab.
Ahmad Latif Nurrahman, S.Psi., M.Psi., Psikolog, menjelaskan bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk mental yang kuat, meningkatkan kompetensi individu, serta memperluas peluang masa depan.
“Kesadaran akan pentingnya pendidikan perlu ditanamkan sejak dini agar siswa mampu mengambil keputusan hidup secara bijak,” ujarnya.
Mendorong Siswa Menentukan Masa Depan Secara Bijak
Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, tim berharap siswa SMA Negeri 2 Playen mampu menentukan masa depan dengan pertimbangan yang matang, baik dengan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, bekerja, maupun berwirausaha.
Keputusan yang bijak adalah keputusan yang diambil dengan memahami manfaat pendidikan tinggi serta mempertimbangkan berbagai aspek kehidupan di masa depan.
Komitmen UIM Yogyakarta dalam Pengabdian Masyarakat
Universitas Islam Mulia (UIM) Yogyakarta terus berupaya menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pendidikan dan perencanaan masa depan melalui berbagai program pengabdian masyarakat. Kolaborasi dosen dan mahasiswa Program Studi Psikologi UIM Yogyakarta ini diharapkan mampu memberikan dampak positif serta memperluas wawasan siswa dalam mempersiapkan masa depan yang lebih terarah.


