
Yogyakarta, 2 Oktober 2025 — Universitas Islam Mulia (UIM) Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan *Sosialisasi Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi* kepada mahasiswa baru Tahun Akademik 2025. Kegiatan ini dilaksanakan pada *Kamis, 2 Oktober 2025, bertempat di Aula Lantai 3 UIM Yogyakarta.
Kegiatan sosialisasi menghadirkan Muhammad Immawan Aulia, M.Kom. sebagai pembicara. Sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya UIM Yogyakarta dalam memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai pentingnya menciptakan lingkungan perguruan tinggi yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari berbagai bentuk kekerasan.
Dalam pemaparannya, narasumber memberikan penjelasan mengenai keberadaan dan peran Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK) di lingkungan perguruan tinggi. Mahasiswa juga diberikan pemahaman mengenai bentuk-bentuk kekerasan yang perlu diwaspadai, langkah-langkah pencegahan, serta pentingnya keberanian untuk melaporkan apabila menemukan atau mengalami tindakan yang mengarah pada kekerasan di lingkungan kampus.
Peserta kegiatan yang merupakan mahasiswa baru UIM Yogyakarta tahun 2025 tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian sosialisasi. Antusiasme tersebut terlihat dari perhatian mahasiswa selama penyampaian materi serta keterlibatan mereka dalam sesi interaksi dan diskusi.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami keberadaan Satgas PPK, tetapi juga memiliki kesadaran untuk turut menciptakan budaya kampus yang saling menghormati, menghargai perbedaan, menjaga martabat sesama, serta berani mengambil sikap terhadap berbagai bentuk kekerasan.
Sosialisasi ini sekaligus menjadi bentuk nyata kepedulian dan komitmen UIM Yogyakarta dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif bagi seluruh sivitas akademika. Upaya pencegahan kekerasan tidak hanya menjadi tanggung jawab Satgas PPK, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh warga kampus, termasuk mahasiswa sebagai bagian penting dari komunitas akademik.
Dengan adanya kegiatan tersebut, UIM Yogyakarta berharap mahasiswa baru dapat mengenali hak dan tanggung jawabnya dalam menciptakan lingkungan kampus yang sehat, aman, dan berintegritas. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran bersama bahwa pencegahan dan penanganan kekerasan merupakan bagian penting dari upaya menjaga kualitas kehidupan akademik di perguruan tinggi.

